ketika kita mencintai seseorang itu semua anugerah yang telah allah.swt berikan, bersyukurlah karena nikmatnya. namun, jika kita benci janganlah terlalu tetap ingat kepada allah.swt. berusahalah untuk lapang dada dan tersenyum walaupun kita benci.
nah, jika kita sedang dalam keadaan mencintai seseorang janganlah berlebihan dan jangan melupakan allah.swt.
cinta memanglah indah kalau dijalankan begitupun cinta yang dijalankan karena allah.swt. bkn karena nafsu semata, apalagi jika mencintai lawan jenis dan menjalin hubungan harus jelas arah tujuannya karena untuk mendapatkan ridha allah.swt. seperti dengan cara menikah cinta terhadap lawan jenis menjadi halal. sungguh bahagianya apabila manusia menjalankan ini karena allah.swt, maka allah.swt akan sayang dan ridha kepada hambanya yang saling mencintai. apalagi kalau kita mencintai lawan jenis dengan mendapat restu dan ridha orang tua, maka allah.swt pun akan meridhainya juga.
pengertian menurut syariat
- al-hubbu fillah (mencintai karena Allah)
adalah mencurahkan kasih sayang dan kecintaan kepada orang –orang yang beriman dan taat kepada Allah ta’ala karena keimanan dan ketaatan yang mereka lakukan.
faktor yang dapat mengkokohkan kecintaan dijalan Allah, antara lain:
- Memberitahukan kepada orang yang dicintai bahwa kita mencintai karena Allah ta’ala.
“Apabila ada seorang dari kalian mencintai temannya hendaklah dia datangi rumahnya dan mengkhabarinya bahwa ia mencintainya (seorang teman tadi) kerena Allah Ta’ala.” (HR.Ibnul Mubarok dalam kitab Az-Zuhdu, hal 712 dengan sanad shohih).
- Saling memberi hadiah
- Saling mengunjungi
- Saling menyebarkan salam
- Meninggalkan dosa-dosa
- Meninggalkan perbuatan ghibahBuah dan hasil dari saling mencintai di jalan Allah di antaranya adalah:
- Mendapatkan kecintaan Allah.
- Mendapatkan Kemuliaan dari Allah.
“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam kitab Adabul Mufrod, hal 120 dan Baihaqi 6/169 dengan sanad hasan).
- Mendapatkan naungan Arsy Allah di hari kiamat, pada saat tidak ada naungan kecuali naungan Allah.
“Wahai Abu Hurairah! berkunjunglah engkau dengan baik tidak terlalu sering dan terlalu jarang, niscaya akan bertambah sesuatu dengan kecintaan.” (HR.Thabrani dan Baihaqi dengan sanad yang shahih)
- Merasakan manisnya iman.
“Tidaklah kalian masuk Surga sehingga kalian beriman, tidakkah kalian beriman sehingga kalian saling mencintai, Maukah kamu aku tunjukkan tentang sesuatu yang apabila kalian melakukan-nya akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim 2/35).
- Meraih kesempurnaan iman
“Tidaklah dua orang yang saling mencintai karena Allah atau karena Islam kemudian berpisah kecuali salah satu dari ke duanya telah melakukan dosa.” (HR. Al-Bukhari dalam kitabnya Al-Adab AlMufrad hal.84)
- Masuk Surga
Adalah membicarakan sesuatu tentang saudaranya di saat tidak ada, dan jika saudaranya tersebut mendengarkan dia marah-marah atau tidak suka.
“sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan (ghibah) sebagian yang lain,sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentunya kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tubat lagi Maha Penyayang.” (Al-Hujurat:12)”
insyaallah kita semua bisa menjalankan ini semua karena untuk mendapat ridha allah.swt.. amin.. tetaplah semangat dengan hidup dijalan allah.swt sesuai syariat islam yang benar!!
allahu akbar " : ) : )